{"id":139,"date":"2024-05-24T07:22:00","date_gmt":"2024-05-24T00:22:00","guid":{"rendered":"https:\/\/rohislintasarta.org\/?p=139"},"modified":"2024-10-26T14:03:59","modified_gmt":"2024-10-26T07:03:59","slug":"langkah-menghadapi-ujian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/rohislintasarta.org\/id\/langkah-menghadapi-ujian\/","title":{"rendered":"Langkah Menghadapi Ujian"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">Perjalanan kehidupan manusia tak akan pernah lepas dari ujian dan cobaan. Ujian dan cobaan adalah suatu keniscayaan bagi keimanan seseorang. Dalam QS. Al Ankabut ayat 2 Allah menyatakan : \u201c<em>Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: \u201cKami telah beriman\u201d, sedang mereka tidak diuji lagi?\u201d<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tak ada keimanan tanpa ujian. Begitu pun dengan saat ini, negeri kita dilanda berbagai macam ujian, semoga menandakan masih banyaknya orang yang beriman kepada Allah, sehingga Allah hadirkan ujian di berbagai sisi kehidupan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Reaksi yang umum terjadi jika seseorang mendapatkan ujian biasanya adalah sedih.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut KBBI,&nbsp;<em>sedih<\/em>&nbsp;merupakan perasaan sangat pilu dalam hati yang menimbulkan rasa susah. Goleman (1999:412) mengemukakan bahwa emosi kesedihan timbul dalam diri individu disebabkan oleh keadaan suasana hati yang sedih, suram, pedih, muram, melankolis, mengasihani diri, kesepian, ditolak, putus asa, dan depresi berat. Kesedihan merupakan hal wajar yang dialami oleh individu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dr. Elisabeth Kubler-Ross dalam bukunya yang berjudul&nbsp;<em>On The Death and Dying<\/em>&nbsp;(1969) menjelaskan lima tahap kesedihan, yaitu&nbsp;<em>Denial-Anger-Bargaining-Depression-Acceptance<\/em>&nbsp;atau biasa disebut Model Kuber-Ross.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Denial (Penolakan)<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tahap ini merupakan tahap penyangkalan atau penolakan, dimana individu menyangkal bahwa hal buruk telah terjadi. Individu berpura-pura bahwa tidak terjadi apapun, sehingga individu pada tahap ini akan menolak kesedihan. Contoh: Saya sudah terkonfirmasi positif covid, namun saya menolak fakta tersebut dengan berpura-pura bahwa saya sehat, hasil lab itu hoaks.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Anger (Marah)<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah menolak kesedihan, individu akan melampiaskan kesedihannya dalam bentuk marah. Saat marah, individu cenderung menyalahkan orang lain atau benda mati di sekitarnya. Individu akan merasakan kepedihan apabila diacuhkan saat menunjukkan rasa marahnya. Contoh: Saya menyalahkan orang lain sebagai penyebab hadirnya virus corona dalam tubuh saya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Bargaining (Penawaran)<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada tahap ini, individu akan melakukan penawaran terhadap kesedihan yang dialaminya. Individu berandai-andai kemungkinan yang seharusnya dilakukan sebelum hal buruk itu terjadi atau hal yang akan ia lakukan apabila hal buruk berhenti terjadi. Contoh: Saya berkata \u201candai saja begini\u2026atau begitu\u2026 tentu hal ini tidak akan terjadi,\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Depression (Depresi\/Tekanan)<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Depresi dalam tahap ini bukanah depresi dalam artian gangguan mental, melainkan keadaan individu kembali ke realita. Individu merasa sangat tidak beruntung atas musibah yang dialami. Contoh: Saya mulai merasakan kesedihan dan selalu merenungi musibah yang menimpa diri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Acceptance (Penerimaan)<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tahap terakhir adalah tahap penerimaan dimana individu menyadari bahwa yang hilang tidak dapat kembali lagi. Individu sadar bahwa ia harus melaluinya dan belajar atas musibah yang menimpanya dan ia tetap harus melanjutkan hidupnya dengan baik. Contoh: Saya menyadari diri saya sudah terpapar virus covid dan berpikir untuk segera mencari jalan kesembuhan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setiap orang memiliki kemampuan yang berbeda-beda dalam menjalani fase ke satu hingga ke empat, hingga akhirnya mampu sampai ke fase ke lima,&nbsp;<em>acceptance<\/em>(penerimaan). Ada yang butuh waktu sebentar, dalam hitungan menit, jam, atau hari. Namun ada juga orang yang butuh waktu lebih lama, dalam hitungan bulan, tahun bahkan ada yang selamanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Siapa saja mereka yang mengalami kesedihan, baru saja ditimpa musibah, kehilangan orang tercinta, diharapkan bisa sampai ke fase ke lima, tidak berhenti di fase ke empat saja.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu cara yang paling ampuh untuk meringkas masa menjalani fase-fase kesedihan itu adalah dengan mengizinkan dirinya untuk merasakan emosi kesedihan, mengatakan kepada dirinya, \u201cSaya sedih dengan\u2026. \u201d Ketika ia sudah mampu menerima dan mengizinkan dirinya dengan mengungkpan emosi ini, ia akan segera berpindah kepada fase lain, fase&nbsp;<em>anger<\/em>&nbsp;atau&nbsp;<em>bargaining<\/em>. Bahkan pada beberapa orang ada yang melewati fase-fase ini dalam waktu yang sangat singkat. Beberapa orang yang lain bahkan tidak perlu melewati fase&nbsp;<em>depresi<\/em>&nbsp;untuk mencapai fase ke lima.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mendekat dengan Allah dan menyakini bahwa setiap helai daun yang jatuh di atas permukaaan bumi adalah atas seizin Pencipta-Nya akan membantu seseorang untuk dapat segera sampai pada fase&nbsp;<em>acceptance<\/em>, hingga dapat segera keluar dari kesedihan dan berpikir optimis untuk kebaikan hidup selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia tidak akan membiarkan dirinya larut dalam kesedihan, mengasihani diri sendiri dan merasa orang paling menderita sedunia. Ia akan segera tersadarkan dengan kondisi dirinya, untuk kemudian berusaha mencari solusi yang terbaik bagi dirinya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Wallahu\u2019alam<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-group alignfull has-background-background-color has-background has-global-padding is-layout-constrained wp-container-core-group-is-layout-2abe6237 wp-block-group-is-layout-constrained\" style=\"margin-top:0;margin-bottom:0;padding-top:var(--wp--preset--spacing--60);padding-right:var(--wp--preset--spacing--30);padding-bottom:var(--wp--preset--spacing--60);padding-left:var(--wp--preset--spacing--30)\">\n<div class=\"wp-block-columns alignwide is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-cb0a7ccb wp-block-columns-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow\" style=\"flex-basis:33.33%\">\n<h2 class=\"wp-block-heading has-large-font-size\">Explore Our Blog<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" style=\"margin-top:16px\">Explore a treasure trove of enriching blog articles covering faith, education, and youth development for a holistic learning experience.<\/p>\n<\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow wp-container-core-column-is-layout-bfd75944 wp-block-column-is-layout-flow\" style=\"flex-basis:66.66%\">\n<div data-wp-context=\"{}\" data-wp-interactive=\"core\/query\" data-wp-key=\"10\" data-wp-router-region=\"query-10\" class=\"wp-block-query alignwide is-layout-flow wp-block-query-is-layout-flow\"><ul class=\"columns-1 wp-block-post-template is-layout-grid wp-container-core-post-template-is-layout-92dc140a wp-block-post-template-is-layout-grid\"><li data-wp-key=\"post-template-item-476\" class=\"wp-block-post post-476 post type-post status-publish format-standard has-post-thumbnail hentry category-blog\">\n\n<div class=\"wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-11e0c0ad wp-block-columns-is-layout-flex\" style=\"margin-top:0;margin-bottom:0\">\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow\"><figure style=\"margin-bottom:1rem;aspect-ratio:16\/9\" class=\"wp-block-post-featured-image\"><a href=\"https:\/\/rohislintasarta.org\/id\/waktu-yang-berkah-dalam-bekerja\/\" target=\"_self\"  ><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"653\" height=\"366\" src=\"https:\/\/rohislintasarta.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/95896-ilustrasi-waktu-shutterstock.jpg\" class=\"attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image\" alt=\"Waktu yang Berkah dalam Bekerja\" style=\"border-radius:4px;width:100%;height:100%;object-fit:cover;\" srcset=\"https:\/\/rohislintasarta.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/95896-ilustrasi-waktu-shutterstock.jpg 653w, https:\/\/rohislintasarta.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/95896-ilustrasi-waktu-shutterstock-300x168.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 653px) 100vw, 653px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow\"><div class=\"taxonomy-category has-link-color wp-elements-2bac158711617329ff66a9b07b2da425 wp-block-post-terms has-small-font-size\"><a href=\"https:\/\/rohislintasarta.org\/id\/category\/blog\/\" rel=\"tag\">Blog<\/a><\/div>\n\n<h2 style=\"font-size:clamp(0.875rem, 0.875rem + ((1vw - 0.2rem) * 0.625), 1.25rem);margin-top:6px;margin-bottom:12px\" class=\"wp-block-post-title\"><a href=\"https:\/\/rohislintasarta.org\/id\/waktu-yang-berkah-dalam-bekerja\/\" target=\"_self\" >Waktu yang Berkah dalam Bekerja<\/a><\/h2>\n\n<div style=\"margin-top:0;margin-bottom:0\" class=\"wp-block-post-excerpt has-small-font-size\"><p class=\"wp-block-post-excerpt__excerpt\">Hendaknya seseorang menunaikan amanatnya Bagi seorang pegawai yang telah berjanji akan melaksanakan amanahnya, yaitu bekerja&hellip; <\/p><\/div><\/div>\n<\/div>\n\n<\/li><li data-wp-key=\"post-template-item-512\" class=\"wp-block-post post-512 post type-post status-publish format-standard has-post-thumbnail hentry category-blog\">\n\n<div class=\"wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-11e0c0ad wp-block-columns-is-layout-flex\" style=\"margin-top:0;margin-bottom:0\">\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow\"><figure style=\"margin-bottom:1rem;aspect-ratio:16\/9\" class=\"wp-block-post-featured-image\"><a href=\"https:\/\/rohislintasarta.org\/id\/harus-menjadi-lebih-baik\/\" target=\"_self\"  ><img decoding=\"async\" width=\"900\" height=\"600\" src=\"https:\/\/rohislintasarta.org\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Untitled-design-329.jpg\" class=\"attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image\" alt=\"Tanda Allah ingin kita Lebih Baik\" style=\"border-radius:4px;width:100%;height:100%;object-fit:cover;\" srcset=\"https:\/\/rohislintasarta.org\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Untitled-design-329.jpg 900w, https:\/\/rohislintasarta.org\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Untitled-design-329-300x200.jpg 300w, https:\/\/rohislintasarta.org\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Untitled-design-329-768x512.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow\"><div class=\"taxonomy-category has-link-color wp-elements-2bac158711617329ff66a9b07b2da425 wp-block-post-terms has-small-font-size\"><a href=\"https:\/\/rohislintasarta.org\/id\/category\/blog\/\" rel=\"tag\">Blog<\/a><\/div>\n\n<h2 style=\"font-size:clamp(0.875rem, 0.875rem + ((1vw - 0.2rem) * 0.625), 1.25rem);margin-top:6px;margin-bottom:12px\" class=\"wp-block-post-title\"><a href=\"https:\/\/rohislintasarta.org\/id\/harus-menjadi-lebih-baik\/\" target=\"_self\" >Tanda Allah ingin kita Lebih Baik<\/a><\/h2>\n\n<div style=\"margin-top:0;margin-bottom:0\" class=\"wp-block-post-excerpt has-small-font-size\"><p class=\"wp-block-post-excerpt__excerpt\">Jika Kita mendapat sentuhan untuk merubah diri menjadi lebih baik, itu tanda pertama dari Allah&hellip; <\/p><\/div><\/div>\n<\/div>\n\n<\/li><\/ul>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perjalanan kehidupan manusia tak akan pernah lepas dari ujian dan cobaan. Ujian dan cobaan adalah suatu keniscayaan bagi keimanan seseorang. Dalam QS. Al Ankabut ayat 2 Allah menyatakan : \u201cApakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: \u201cKami telah beriman\u201d, sedang mereka tidak diuji lagi?\u201d Tak ada keimanan tanpa ujian. Begitu pun dengan saat [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":140,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"give_campaign_id":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-139","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/rohislintasarta.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/139","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/rohislintasarta.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/rohislintasarta.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rohislintasarta.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rohislintasarta.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=139"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/rohislintasarta.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/139\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":142,"href":"https:\/\/rohislintasarta.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/139\/revisions\/142"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rohislintasarta.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/140"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/rohislintasarta.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=139"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/rohislintasarta.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=139"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/rohislintasarta.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=139"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}