{"id":146,"date":"2024-05-22T07:40:00","date_gmt":"2024-05-22T00:40:00","guid":{"rendered":"https:\/\/rohislintasarta.org\/?p=146"},"modified":"2024-10-26T14:08:37","modified_gmt":"2024-10-26T07:08:37","slug":"kebaikan-dan-keberkahan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/rohislintasarta.org\/id\/kebaikan-dan-keberkahan\/","title":{"rendered":"Kebaikan dan Keberkahan"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">Setiap manusia pasti menginginkan kegembiraan. Salah satu yang membuat kita harus gembira adalah karena syariat Islam masih kita junjung tinggi. Ada dua hal yang membuat kita gembira. Yaitu keberkahan dan Kebaikan.&nbsp;Keberkahan&nbsp;Menurut bahasa, berkah berasal dari bahasa Arab: Barokah (\u0627\u0644\u0628\u0631\u0643\u0629), artinya nikmat. Berkah adalah ziyadatul khair, yakni \u201cbertambahnya kebaikan\u201d Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2008:179), berkah adalah \u201ckarunia Tuhan yang mendatangkan kebaikan bagi kehidupan manusia\u201d. Oleh karena itu, keluarga yang berkah adalah yang semakin baik orangnya, ketenangan ada di dalamnya meskipun masalah ada saja, keturunan yang shaleh dan shalehah dan rizki yang halal serta cukup.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam konteks kehidupan masyarakat, keluarga yang memperoleh keberkahan adalah memberi manfaat kebaikan yang sebesar-besarnya. Adapun kunci keberkahan adalah iman dan taqwa sebagaimana disebutkan dalam firman Allah swt: Jika sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya (QS Al A\u2019raf [7]:96).&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam kehidupan keluarga, berkumpul dan makan bersama yang didahului dan diakhiri dengan berdizir kepada Allah swt menjadi cara sederhana untuk meraih keberkahan. Rasulullah saw bersabda: \u0641\u064e\u0627\u062c\u0652\u062a\u064e\u0645\u0650\u0639\u064f\u0648\u0652\u0627 \u0639\u064e\u0644\u064e\u0649 \u0637\u064e\u0639\u064e\u0627\u0645\u0650\u0643\u064f\u0645\u0652\u060c \u0641\u064e\u0627\u0630\u0652\u0643\u064f\u0631\u064f\u0648\u0652\u0627 \u0627\u0633\u0652\u0645\u064e \u0627\u0644\u0644\u0647\u064e \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u0652\u0647\u0650! \u064a\u064f\u0628\u064e\u0627\u0631\u064e\u0643\u0652 \u0644\u064e\u0643\u064f\u0645\u0652 \u0641\u0650\u064a\u0652\u0647\u0650. Berkumpullah kalian atas makanan dan sebutlah nama Allah, maka Allah akan memberikan keberkahan pada kalian di dalamnya (HR. Abu Daud). Kebutuhan keluarga berupa sandang, pangan dan papan harus dipenuhi, ini merupakan kewajiban penting bagi suami dan bapak.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena itu, jujur dalam berusaha menjadi cara lain untuk memperoleh keberkahan, Rasulullah saw bersabda: \u0627\u0644\u0652\u0628\u064e\u064a\u0650\u0651\u0639\u064e\u0627\u0646\u0650 \u0628\u0650\u0627\u0644\u0652\u062e\u0650\u064a\u064e\u0627\u0631\u0650 \u0645\u064e\u0627\u0644\u064e\u0645\u0652 \u064a\u064e\u062a\u064e\u0641\u064e\u0631\u064e\u0651\u0642\u064e\u0627\u060c \u0641\u064e\u0625\u0650\u0646\u0652 \u0635\u064e\u062f\u064e\u0642\u064e \u0627\u0644\u0652\u0628\u064e\u064a\u0650\u0651\u0639\u064e\u0627\u0646\u0650 \u0648\u064e\u0628\u064e\u064a\u064e\u0651\u0646\u064e\u0627\u060c \u0628\u064f\u0648\u0652\u0631\u0650\u0643\u064e \u0644\u064e\u0647\u064f\u0645\u064e\u0627\u0641\u0650\u0649 \u0628\u064e\u064a\u0652\u0639\u0650\u0647\u0650\u0645\u064e\u0627\u060c \u0648\u064e\u0627\u0650\u0646\u0652 \u0643\u064e\u062a\u064e\u0645\u064e\u0627 \u0648\u064e\u0643\u064e\u0630\u064e\u0628\u064e\u0627\u060c \u0641\u064e\u0639\u064e\u0633\u064e\u0649 \u0627\u064e\u0646\u0652 \u064a\u064e\u0631\u0652\u0628\u064e\u062d\u064e\u0627 \u0631\u064e\u0628\u0652\u062d\u064e\u0627\u060c \u0648\u064e\u064a\u064e\u0645\u0652\u062d\u064e\u0642\u064e\u0627 \u0628\u064e\u0631\u064e\u0643\u064e\u0629\u064e \u0628\u064e\u064a\u0652\u0639\u0650\u0647\u0650\u0645\u064e\u0627 Penjual dan pembeli itu diberi pilihan selama keduanya belum berpisah. Bila keduanya jujur dan menjelaskan (kondisi barangnya), maka keduanya diberkahi dalam jual belinya. Namun bila keduanya menyembunyikan dan berdusta, maka akan dihilangkan keberkahan jual beli keduanya.\u201d (HR. Bukhari-Muslim).&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keberkahan yang didoakan juga bisa diperoleh manakala anggota keluarga ridha atas pemberian Allah swt, meskipun jumlahnya sedikit, yang penting diterima dulu dengan senang hati, apa yang kurang, masih bisa dicari lagi, ini merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah swt.&nbsp;Bersatu Dalam Kebaikan&nbsp;Paling tidak, ada dua istilah untuk menyebut kebaikan. Pertama, Ma\u2019ruf, berasal dari dari kata arafa yang bermakna tahu atau kenal. Ini berarti, sudah tahu apa yang baik dan apa yang tidak baik. Meskipun demikian, orang yang tahu kebaikan ternyata belum tentu melakukan kebaikan itu, karenanya manusia harus diperintah untuk melakukannya, di dalam Al Quran hal ini disebut dengan amar makruf (memerintahkan kebaikan).&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kedua, kebaikan diistilahkan dengan al khair, berasal dari&nbsp; kata Al-Khiyar yang bermakna memilih. Ini berarti, sesudah memahami tentang kebaikan, kita harus memilih kebaikan untuk diterapkan dalam kehidupan pribadi dan keluarga. Ketika kebaikan disebut khair, maka manusia dengan jiwanya yang suci pasti memilih kebaikan, karenanya ia cukup diajak atau diserukan, misalnya saling menghormati, senyum, sayang menyayangi dan sebagainya. Tapi, ada kebaikan yang disebut makruf tidak cukup hanya dipahami, tapi harus diperintah, misalnya menginfakkan harta, sebab sayang pada harta kadang membuat orang menjadi pelit meskipun kepada keluarga sendiri. Karena itu, Allah swt berfirman: Hendaklah ada diantara kamu umat yang menyeru kepada \u201ckhair\u201d dan menyuruh kepada \u201cma\u2019ruf\u201d (Surah Ali Imran [3]:104).&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika Khalifah Umar keluar dari rumahnya pada suatu malam yang telah larut dan ini sesuatu yang biasa dilakukannya untuk mengetahui langsung keadaan rakyatnya, tiba-tiba di pinggir kota Madinah, Khalifah Umar mendengar rintihan seorang wanita dari dalam kemah yang di depannya duduk seorang lelaki. Umar memberi salam kepadanya dan bertanya maksud kedatangannya ke kota Madinah. Ia menjelaskan bahwa kedatangannya dari kampung untuk mengharapkan kebaikan Khalifah Umar bin Khattab. Selanjutnya Umar bertanya tentang wanita yang sedang merintih kesakitan dari dalam kemah, tapi karena lelaki itu tidak tahu bahwa ia sedang berbicara kepada Khalifah Umar, maka dengan tegas ia berkata: \u201cPergilah kamu, semoga Allah merahmatimu dan jangan lagi bertanya tentang masalah yang bukan urusanmu\u201d. Tapi Umar tetap bertanya dan menawarkan bantuan sebisa mungkin. Karenanya lelaki itu menjawab: \u201cDia adalah isteriku yang hendak melahirkan dan tidak ada orang yang bisa menolongnya\u201d. Umar langsung pulang ke rumahnya, kepada isterinya ia bertanya: \u201cMaukah kamu mendapatkan pahala yang akan diberikan Allah?\u201d. Tentu saja Ummu Kultsum menjawab mau, lalu bertanya: \u201capakah kebaikan dan pahala itu?\u201d.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah diceritakan oleh Umar, Ummu Kultsum segera mempersiapkan diri dan membawa perlengkapan yang dibutuhkan untuk membantu persalinan, sementara Khalifah Umar berangkat dengan memanggul karung yang berisi minyak samin dan gandum. Sesampai di kemah orang itu, Ummu Kultsum segera masuk dan bertindak sebagai bidan. Sedangkan Umar dan lelaki itu membuat roti dan memasak minyak samin. Tidak lama kemudian, terdengar suara bayi dan dari dalam kemah, Ummu Kultsum berseru: \u201cWahai Amirul Mukminin, berilah kabar gembira kepada temanmu itu bahwa Allah telah mengkaruniakan bayi laki-laki\u201d.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp;Tentu saja orang badui itu terperanjat mendengar kata Amirul mukminin yang diucapkan oleh bidan itu, ia tidak menyangka bahwa yang masak roti dan minyak samin bersamanya adalah Khalifah Umar yang ia inginkan kebaikannya, sedangkan yang menjadi bidan adalah isterinya sendiri. Kisah di atas memberi pelajaran yang amat berharga. Pertama, seorang isteri harus selalu menopang tugas-tugas suaminya dan suami mau melibatkan isteri dalam melakukan kebaikan. Kedua, Suami isteri sejati harus bekerjasama dalam kebaikan, bukan kerjasama dalam hal-hal yang bernilai dosa. Semoga setiap keluarga kita mendapat keberkahan dan kitapun kumpul dalam rangka kebaikan.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-group alignfull has-background-background-color has-background has-global-padding is-layout-constrained wp-container-core-group-is-layout-2abe6237 wp-block-group-is-layout-constrained\" style=\"margin-top:0;margin-bottom:0;padding-top:var(--wp--preset--spacing--60);padding-right:var(--wp--preset--spacing--30);padding-bottom:var(--wp--preset--spacing--60);padding-left:var(--wp--preset--spacing--30)\">\n<div class=\"wp-block-columns alignwide is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-cb0a7ccb wp-block-columns-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow\" style=\"flex-basis:33.33%\">\n<h2 class=\"wp-block-heading has-large-font-size\">Explore Our Blog<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" style=\"margin-top:16px\">Explore a treasure trove of enriching blog articles covering faith, education, and youth development for a holistic learning experience.<\/p>\n<\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow wp-container-core-column-is-layout-bfd75944 wp-block-column-is-layout-flow\" style=\"flex-basis:66.66%\">\n<div data-wp-context=\"{}\" data-wp-interactive=\"core\/query\" data-wp-key=\"10\" data-wp-router-region=\"query-10\" class=\"wp-block-query alignwide is-layout-flow wp-block-query-is-layout-flow\"><ul class=\"columns-1 wp-block-post-template is-layout-grid wp-container-core-post-template-is-layout-92dc140a wp-block-post-template-is-layout-grid\"><li data-wp-key=\"post-template-item-476\" class=\"wp-block-post post-476 post type-post status-publish format-standard has-post-thumbnail hentry category-blog\">\n\n<div class=\"wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-11e0c0ad wp-block-columns-is-layout-flex\" style=\"margin-top:0;margin-bottom:0\">\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow\"><figure style=\"margin-bottom:1rem;aspect-ratio:16\/9\" class=\"wp-block-post-featured-image\"><a href=\"https:\/\/rohislintasarta.org\/id\/waktu-yang-berkah-dalam-bekerja\/\" target=\"_self\"  ><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"653\" height=\"366\" src=\"https:\/\/rohislintasarta.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/95896-ilustrasi-waktu-shutterstock.jpg\" class=\"attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image\" alt=\"Waktu yang Berkah dalam Bekerja\" style=\"border-radius:4px;width:100%;height:100%;object-fit:cover;\" srcset=\"https:\/\/rohislintasarta.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/95896-ilustrasi-waktu-shutterstock.jpg 653w, https:\/\/rohislintasarta.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/95896-ilustrasi-waktu-shutterstock-300x168.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 653px) 100vw, 653px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow\"><div class=\"taxonomy-category has-link-color wp-elements-2bac158711617329ff66a9b07b2da425 wp-block-post-terms has-small-font-size\"><a href=\"https:\/\/rohislintasarta.org\/id\/category\/blog\/\" rel=\"tag\">Blog<\/a><\/div>\n\n<h2 style=\"font-size:clamp(0.875rem, 0.875rem + ((1vw - 0.2rem) * 0.625), 1.25rem);margin-top:6px;margin-bottom:12px\" class=\"wp-block-post-title\"><a href=\"https:\/\/rohislintasarta.org\/id\/waktu-yang-berkah-dalam-bekerja\/\" target=\"_self\" >Waktu yang Berkah dalam Bekerja<\/a><\/h2>\n\n<div style=\"margin-top:0;margin-bottom:0\" class=\"wp-block-post-excerpt has-small-font-size\"><p class=\"wp-block-post-excerpt__excerpt\">Hendaknya seseorang menunaikan amanatnya Bagi seorang pegawai yang telah berjanji akan melaksanakan amanahnya, yaitu bekerja&hellip; <\/p><\/div><\/div>\n<\/div>\n\n<\/li><li data-wp-key=\"post-template-item-512\" class=\"wp-block-post post-512 post type-post status-publish format-standard has-post-thumbnail hentry category-blog\">\n\n<div class=\"wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-11e0c0ad wp-block-columns-is-layout-flex\" style=\"margin-top:0;margin-bottom:0\">\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow\"><figure style=\"margin-bottom:1rem;aspect-ratio:16\/9\" class=\"wp-block-post-featured-image\"><a href=\"https:\/\/rohislintasarta.org\/id\/harus-menjadi-lebih-baik\/\" target=\"_self\"  ><img decoding=\"async\" width=\"900\" height=\"600\" src=\"https:\/\/rohislintasarta.org\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Untitled-design-329.jpg\" class=\"attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image\" alt=\"Tanda Allah ingin kita Lebih Baik\" style=\"border-radius:4px;width:100%;height:100%;object-fit:cover;\" srcset=\"https:\/\/rohislintasarta.org\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Untitled-design-329.jpg 900w, https:\/\/rohislintasarta.org\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Untitled-design-329-300x200.jpg 300w, https:\/\/rohislintasarta.org\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Untitled-design-329-768x512.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow\"><div class=\"taxonomy-category has-link-color wp-elements-2bac158711617329ff66a9b07b2da425 wp-block-post-terms has-small-font-size\"><a href=\"https:\/\/rohislintasarta.org\/id\/category\/blog\/\" rel=\"tag\">Blog<\/a><\/div>\n\n<h2 style=\"font-size:clamp(0.875rem, 0.875rem + ((1vw - 0.2rem) * 0.625), 1.25rem);margin-top:6px;margin-bottom:12px\" class=\"wp-block-post-title\"><a href=\"https:\/\/rohislintasarta.org\/id\/harus-menjadi-lebih-baik\/\" target=\"_self\" >Tanda Allah ingin kita Lebih Baik<\/a><\/h2>\n\n<div style=\"margin-top:0;margin-bottom:0\" class=\"wp-block-post-excerpt has-small-font-size\"><p class=\"wp-block-post-excerpt__excerpt\">Jika Kita mendapat sentuhan untuk merubah diri menjadi lebih baik, itu tanda pertama dari Allah&hellip; <\/p><\/div><\/div>\n<\/div>\n\n<\/li><\/ul>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setiap manusia pasti menginginkan kegembiraan. Salah satu yang membuat kita harus gembira adalah karena syariat Islam masih kita junjung tinggi. Ada dua hal yang membuat kita gembira. Yaitu keberkahan dan Kebaikan.&nbsp;Keberkahan&nbsp;Menurut bahasa, berkah berasal dari bahasa Arab: Barokah (\u0627\u0644\u0628\u0631\u0643\u0629), artinya nikmat. Berkah adalah ziyadatul khair, yakni \u201cbertambahnya kebaikan\u201d Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2008:179), berkah [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":147,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"give_campaign_id":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-146","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/rohislintasarta.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/146","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/rohislintasarta.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/rohislintasarta.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rohislintasarta.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rohislintasarta.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=146"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/rohislintasarta.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/146\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":148,"href":"https:\/\/rohislintasarta.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/146\/revisions\/148"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rohislintasarta.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/147"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/rohislintasarta.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=146"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/rohislintasarta.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=146"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/rohislintasarta.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=146"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}